HATI NAN SUCI

Hati adalah matahari kehidupan mungkin bukan sekedar lentera yang hanya menerangi ruang terbatas, bukan sekedar lilin yang menebarkan cahaya sementara, untuk kemudian cahaya itu padam tak berbekas.

Hati ibarat cermin setitik embunpun bisa membuatnya kusam, apalagi debu, kotoran dan air bernoda hitam.namun cermin yang jernih, tak hanya berfungsi untuk mengenal diri sendiri, namun juga menampakkan wajah sejati.

Hati tak ubahnya istana Halimun, sebuah keindahan yang tak nampak, sebuaH Keagungan yang tak terlihat, namun bisa dirasakan. akan tetapi, bila hati sudah ternoda dosa, gelembung pahitnya tercicipi setiap kalangan, ibarat santapan di sebuah pesta hidangan.

One Response to “HATI NAN SUCI”

  1. ch1lly Says:

    hati bukan lah tuhan tapi juga, jangan membiarkan hati menjadi sarang sarang setan.bergantung hanya kepada hati adalah bualan sufi murahan. namun mengabaikan kata hati adalah awal sebuah kesesatan.

Buat Komentar / Tanggapan