Kau sukma yang tidak peka, kaulah senyum yang tak bermakna
Cinta dan benci tak ada bedanya. akhir dari sebuah cinta adalah kebencian, begitu pula sebaliknya.maka, ketika benih” itu ditanam diladang gersang adalah merupakan keajaiban jika benih” itu tumbuh apalagi berbuah lebat.
tak selamanya cinta harus memiliki, maka terimalah kenyataan mungkin pahit yang kau rasakan nanti.
namun sesungguhnya dibalik itu tersimpan banyak hikmah, jika cinta tidak kesampaian, sungguh tuhan akan menggantikan dengan cinta yang lebih mengagumkan, asalkan kau benar” tulus dan sadar akan semua yang kAU Hadapi.
” jangan biarkan air cintamu itu tertumpah dari gelas kasih sayangmu…
sebenarnya aku tidak bermaksud menyobek lembaran kasihmu, tapi apalah daya, tirai cinta yang menghiasi hatiku belum ingin disibak saat ini oleh siapapun jua, termasuk dirimu yang telah aku anggap seperti sodaraQ sendiri.
maka, maafkan ketandusan hatiku ini yang tiada mungkin bisa kau gali walau dengan pertolongan kucuran air hujan.